Impian…!

Pernahkah kita berfikir, apa itu impian? Ya, mungkin banyak sekali makna atau arti yang muncul dalam benak kita. Ataukah, malah kita tidak tahu dan bingung apa arti impian. Jangan sampai deh, kita nggak tau arti impian, kalau impian saja nggak tahu, berarti kita pun nggak akan punya impian. Dan kalau hal itu sampai terjadi, kita adalah orang yang sangat rugi. Mengapa? Karena, impian merupakan cita-cita hidup dan semangat kita untuk mengarungi kehidupan ini. Bahkan, dapat kita simpulkan bahwa impian hari ini adalah kenyataan di kemudian hari. Telah banyak bukti bahwa, apa yang kita capai di hari ini adalah buah dari impian kita dahulu.

Mari kita lihat, bagaimana keadaan diri kita saat ini? Baikkah atau burukkah? Apakah kita masih dalam keadaan beriman kepada Allah ataukah telah berpaling dari-Nya. Memang hidup ini nggak mungkin tanpa masalah, tapi masalah-masalah itu diberikan untuk menguji kekuatan iman kita dan hidup nggak akan asyik kalau nggak ada masalah.

Sebenarnya, keadaan baik atau buruk, senang atau sedih itu tergantung diri kita dalam menyikapi semua keadaan. Kalau kita mendapatkan suatu kenikmatan dan  kita bersyukur, maka akan bahagia. Namun apabila mendapat kesusahan atau tidak sesuai harapan, apa yang harus kita lakukan agar tetap bersyukur dan bahagia? Kita tidak boleh menyerah atau putus asa dan selalu berpikiran positif, karena semua yang diberikan Allah pada kita adalah yang terbaik untuk kita. Dengan berpikiran positif pada Allah dan optimis dengan kemampuan diri sendiri, insyaallah itu akan membuat hidup kita tetap semangat dan bahagia.

Ingatlah bahwa Allah itu sesuai prasangka hambanya, kalau kita selalu berfikir positif dan yang baik-baik, malaikat akan mengamininya dan pasti Allah akan mengabulkan apa yang kita pikirkan. Lain halnya kalau kita selalu berpikiran negatif pada Allah, mungkin saja malaikat akan mengamininya dan kemungkinan besar, pikiran negatif itulah yang akan terjadi. Namun, apabila Allah belum memberikan apa yang sesuai harapan, itu artinya kita harus berusaha lebih keras lagi untuk merubah keadaan kita. Mungkin saja Allah belum memberikan apa yang kita inginkan karena Allah tahu sifat kita yang mudah besar kepala dan membuat kita terlena dan berpuas diri seandainya itu diberikan.

Coba kita ingat kembali pesan dari Al-qur’an bahwa, “Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, sebelum kaum tersebut merubahnya”, kalimat itu sungguh luar biasa maknanya, namun sering kita lupa bahkan mengabaikannya. Saking luar biasanya, sampai-sampai bangsa Korea pun menjadikan kalimat tersebut sebagai semboyan rakyat Korea, yaitu “Tuhan tidak akan merubah nasib bangsa Korea, sebelum bangsa Korea merubahnya”. Sejak saat itulah, setelah Korea merdeka, mereka langsung berusaha merubah keadaan mereka untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi hingga akhirnya, saat ini Korea menjadi salah satu negara maju di dunia karena kedisiplinan dan kerja kerasnya. Nah, jangan sampai kita sebagai umat Islam yang mempunyai kalimat ajaib yang telah dicontoh oleh bangsa Korea, malah melupakannya dan mudah putus asa dalam menghadapi ujian dalam kehidupan ini.

Sekarang kita telah mengetahui bahwa senang atau susah itu tergantung bagaimana kita memikirkan berbagai hal dalam hidup ini. Kalau kita selalu berpikiran positif dan percaya bahwa nggak ada masalah yang nggak dapat diselesaikan, kita pun akan senang dan enjoy menikmati hidup.

Kalau udah enjoy, apa yang harus kita lakukan? Hidup jangan hanya diam saja dan mengikuti arus, kita harus membuat impian bahkan menuliskannya, kenapa? Karena banyak sekali keinginan atau cita-cita yang ingin kita raih saat kecil, tapi lama-kelamaan seiring bertambahnya usia, cita-cita tersebut pudar satu persatu atau bahkan kita lupa apa yang pernah menjadi keinginan kita. Oleh karena itu, kita pun harus menuliskannya agar impian-impian kita terpelihara. Manfaatnya, kalau kita sedang sedih dan putus asa, dengan melihat kembali impian-impian kita, pasti semangat untuk mencapainya pun akan tumbuh kembali.

Kalau sudah mempunyai banyak impian, kita jangan hanya bermimpi, tapi harus berusaha, bekerja keras yang nyata dan yakin bahwa Allah akan mengabulkannya. Karena, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang. Kalau kita telah berhasil mencapai satu saja impian yang telah kita tuliskan, pasti akan ada kepuasan batin tersendiri dan lebih melecut semangat kita untuk menggapai impian-impian yang lainnya.

March ‎16, ‎2011, ‏‎10:21:28 PM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s