Waspada Dampak Media Massa

Media massa layaknya pisau yang tajam, tergantung bagaimana kita menggunakannya dan bagaimana kita menyikapinya. Pisau bisa menjadi bermanfaat untuk berbagai hal, namun bisa juga membahayakan jika digunakan menikam dari belakang. Tak jauh berbeda, media massa pun begitu, tergantung bagaimana kita menggunakan media massa dan bagaimana menyikapi berbagai informasinya.

Media massa adalah sebuah media yang diperuntukkan untuk khalayak umum, di mana di dalamnya mengupas tentang berbagai hal yang baru terjadi atau sedang hangat-hangatnya dibicarakan di masyarakat, dan bisa juga mengangkat hal-hal menarik sebagai objek pembahasannya. Di Indonesia sendiri, media massa telah berkembang pesat. Dari mulai media cetak hingga media elektronik, semua telah turut serta dalam pengembangan media massa di Indonesia.

Dalam menerima informasi, sebagai seorang muslim yang terdidik, hendaknya kita tetap memperhatikan manfaat dan mudharat dari tiap-tiap media massa. Dalam penggunaannya pun kita perlu mengkaji secara detail, terutama dari sisi dampak yang akan ditimbulkan, yakni dampak positif dan negatifnya. Tidak hanya itu, tiap penerimaan informasi baru, kita pun tidak boleh sekedar menerima dan mengikutinya saja. Minimal harus mencari dahulu bukti-bukti konkret dari berita yang disebar tersebut.

Informasi ‘up to date’

Media massa mempunyai peran penting dalam kehidupan kita, terutama pada era modern seperti saat ini. Fungsi paling umum yakni sebagai media untuk menyebarkan luaskan berita serta memperoleh informasi. Tentunya informasi-informasi yang ‘up to date’ atau terbaru. Tidak bisa dipungkiri bahwa informasi memang sangat kita perlukan untuk mengetahui kejadian-kejadian penting yang telah terjadi dan sedang menjadi pembicaraan khalayak umum. Jangan sampai seorang muslim dianggap ketinggalan zaman karena tidak mengetahui berita terkini di media massa. Karena berita juga menjadi penting untuk bahan pembahasan dan diskusi.

Sumber Inspirasi, Penyalur Aspirasi

Fungsi lain media massa adalah sebagai sumber inspirasi dan juga penyalur aspirasi. Artinya, dengan melihat berbagai pemberitaan di media massa, mungkin saja kita akan memperoleh inspirasi dari berbagai kejadian yang telah terjadi. Sehingga, informasi tersebut bisa menjadi petunjuk untuk mengarungi kehidupan selanjutnya yang tentunya menuju ke arah kehidupan lebih baik.

Di media massa pun dimuat berbagai opini dan pendapat penulis yang kebanyakan memang merupakan aspirasi dari masyarakat pada umumnya. Mulai dari mengomentari tentang pemerintahan, sosial, politik, budaya hingga pendidikan dan berbagai hal lainnya.

‘Super power’

Media massa saat ini mempunyai pengaruh yang sangat besar. Termasuk kemampuan media massa dalam mengatur dan menentukan berbagai kebijakan pemerintah ataupun instansi terkait. Media massa yang mayoritasnya memang mengangkat isyu-isyu penting di masyarakat, mampu menekan dan mempengaruhi sikap pemerintah dalam menentukan berbagai kebijakan. Sehingga dalam hal ini, media massa dapat berperan sebagai pengontrol berbagai keputusan yang diambil.

Hikmah Tersembunyi

“Ambillah hikmah yang kamu dengar dari siapa saja, sebab hikmah itu kadang-kadang diucapkan oleh seseorang yang bukan ahli hikmah. Bukankah ada lemparan yang mengenai sasaran tanpa disengaja?” (HR. Al-Aksari dari Anas ra)

Sarana memperoleh pelajaran tidak hanya dari sekolah atau dari buku saja. Media massa pun bisa menjadi sarana pembelajaran, khususnya mengenai hal-hal yang telah terjadi di lingkungan sekitar. Kita bisa memetik makna serta hikmah dari berbagai peristiwa yang telah menimpa saudara-saudara kita di berbagai belahan bumi. Semua pengalaman orang lain pun bisa menjadi pelajaran berharga.

Terombang-ambing

Dengan berkembangnya media massa, otomatis banyak bermunculan pola pikir dan sudut pandang yang berusaha dikembangkan oleh masing-masing media massa. Padahal, seperti kita tahu, setiap media massa mempunyai pola pikir berbeda-beda. Maka dari itu, kita tidak boleh terombang-ambing diantara berbagai isyu yang berkembang saat ini. Kita harus bisa menentukan sikap  sebagai seorang muslim, yakni memegang teguh semua peraturan yang telah ditetapkan Allah SWT melalui Al-Quran dan Al-Hadist.

Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amatlah sedikitlah kamu mengambil pelajaran (dari padanya)” (Q.S. Al-A’raf, 7:3)

Media massa adalah media yang luas, media yang perlu penyeleksian. Yaitu penyeleksian terhadap media massa mana saja yang pantas kita ikuti informasi dan beritanya. Nah, karena kita adalah orang Islam, maka batasan-batasannya adalah terkait informasinya yang tidak pernah menyimpang dari ajaran-ajaran Islam.

Berujung gossip

Dengan sistem demokrasi Indonesia yang bebas, maka semua individu berhak mengemukakan opini serta pendapatnya masing-masing, termasuk media massa. Sehingga, media massa dengan bebasnya memberitakan berbagai hal yang terkadang belum jelas kebenarannya. Sebagai contohnya adalah acara-acara infotainment atau acara-acara gosip. Seringkali mereka hanya menggosipkan kehidupan pribadi seorang artis padahal belum mendapat klarifikasi yang jelas dari orang yang bersangkutan. Kesalahan inilah yang menyebabkan tersebarnya berita miring yang tidak bertanggungjawab mengenai seseorang. Hal-hal seperti itulah yang perlu kita hindari.

 “Hindarilah prasangka, karena prasangka itu berita yang paling bohong.” (HR Muslim)

“Jangan saling mencari keburukan orang lain, jangan saling mengorek rahasia sesama dan saling bersaing, jangan saling marah, dan jangan saling tak acuh. Tapi jadilah kalian semua bersaudara sebagai hamba-hamba Allah “ (HR Muslim)

Media massa memang sangat penting di era modern saat ini, banyak manfaat yang bisa kita ambil, namun kita harus tetap waspada dan hati-hati terhadap berbagai dampak negatifnya. Untuk meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan, umat Islam perlu banyak belajar untuk bisa berpartisipasi dalam pengadaan media massa. Karena media massa memang memiliki peran strategis yang harus bisa kita manfaatkan untuk kepentingan dakwah Islam, terutama dalam menebar kebaikan dan kebenaran, sehingga kita bisa memberikan pengaruh-pengaruh positif bagi masyarakat, yang tentunya kita lakukan demi kepentingan agama, bangsa, dan negara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s