Jadi Panitia Ramadhan itu Luar Biasa!

Ternyata keputusanku untuk ikut berperan dalam panitia ramadhan maskam undip tahun 2015 adalah pilihan yang takkan kusesali. Kutahu infonya dari mustomah dan akhirnya aku memilih menjadi bagian dari panitia harian dengan koordinator akhwat temanku sendiri, yaitu nurul. Mungkin bagi beberapa orang hal ini ringan, biasa aja dan tak berbekas, tapi buatku, semua pengalaman selama hampir sebulan ini sangatlah berarti. Panitia harian membuatku nyaris taraweh di maskam setiap hari, membuatku rajin ke maskam meski sebelumnya aku selalu malas-malasan, membuatku mendapat rezeki tambahan karena sering sekali membawa pulang makanan buka yang masih tersisa banyak, membuatku mendapat gizi tambahan karena hampir setiap malam makan semangka dan sisa takjil lainnya, membuatku spesialis receh selama menghitung uang infaq yang terkumpul setiap malam, membuatku menjadi pengatur shaf yang sampe hapal dengan kata-kata, ‘yang depan tolong diisi dulu ya mbak’.

Dan yang paling penting, membuatku belajar memahami persaudaraan yang terbangun indah antar panitia ramadhan yang hampir setiap malam berkumpul bersama, makasih banget buat anak anak harian yang the best banget dengan koor ibuu kita mbak nurul dengan anak-anaknya yang sangat penurut, hahay ; yaitu ecaa, yang karena harian aku jadi banyak tahu tentang kamuu, makasih udaah bersedia nganterin pulang malem-malem, devita yang punya suara khas tak tergantikan, anak fkm dari bangka ini beneran ngeramein dan ngangenin deh pokoknyaa, paling rajin ngatur barisan sayap kanan dan kiri, ada juga ina, temen sepermainan devita yang cantik ini baik banget dan punya suara lembut, kiki yang telaten kalo ngatur barisan bawah dan sejak shafnya mengalami kemajuan pesat, maka ia pun banting setir di bagian belakang. Tak lupa temen-temen baikku, ada tomah dan duwiik yang selalu heboh dan jadi penghiburku. Makasih banget atas kebaikan kalian. Terakhir dan yang paling cetar ya jelaas doong, siapa lagi kalo bukan ibu kita, nuuruuull… yang paling-paling rame, tapi dibalik ramenya itu tersimpan tanggung jawab yang besar, kepedulian yang tinggi, kepekaan yang mengagumkan, dan tentunya always berusaha happy, semangat, totalitas, dan rajin. Pokoknya saluut deh dan makasih buat nurul. Kapan nih harian bakal kumpul lagi ?? dan tentunya bukan di tempat harian biasa nongkrong loh yaa,, haha..

Temen-temen laen juga bakal aku inget, ada ani anak antropologi angkatan pertama di undip ini selalu ceria, bendahara yang bertanggung jawab tinggi, tiap malem pulang paling akhir loh. Ada mbak yulis yang juga sering nemenin ani, orangnya banyak bantuin siapapun yang butuh bantuan, tanggap deh. Ada mbak rhea yang udah nganterin aku malem-malem cenglu ke rumaisha, berasa mau jatoh, sereem ituu. Dan fitri yang selalu stand by dalam urusan konsumsi buka puasa. Ada juga miza yang sangat tanggap membantu dan rajin menyapa. Makasih buat semua kenangan manisnya selama ramadhan dan pelajaran tentang persaudaraan. Maafkan aku yang udah banyak salah selama ini. Semoga amal kita yang sedikit ini mampu membawa kita berkumpul di surga karena rahmat Allah swt. Amin.

Oyaa, subhanallah nya, aku yang awalnya khawatir karena ramadhannya pas uas dan setiap hari harus pulang malam karena jadi panitia harian, yang waktu belajarnya otomatis terpotong dari sore sampai malam, tapi subhanallah banget, ip ku malah naik drastis dan ngga nyangka banget bisa mencapai segitu. Allah maha baik J

Kamis, 30 July 2015. 11;12 pm. @ kartosuro.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s