Aku dan Mentoringku

Aku mau cerita gimana awalnya aku bisa kenal rohis, masuk rohis dan akhirnya bisa bertemu dengan sebuah kegiatan yang bener-bener bermanfaat buat aku, yaitu mentoring. Rohis, sebuah kata yang masih awam buatku saat itu, saat pertama-tama masuk SMA. Dulu, yang terpikir olehku, rohis hanyalah tempat orang-orang alim yang mempelajari agama dan kegiatannya cuma berisi kajian, kegiatan keagamaan, dan pengajian. Ternyata, semuanya salah besar.

Nah, karena alasan2 yang tidak beralasan itu, awalnya aku nggak tertarik untuk ikut rohis. Namun, orangtua sangat menyarankan untuk bergabung ke rohis. Beberapa bulan kemudian, berlangsung test mid semester 1. Alhamdulillahnya, aku bisa sebangku dengan mbak Nurul, yaitu anggota rohis kelas 3 saat itu. Dia lah yang membuka titik terang untuk bisa bergabung dengan rohis. Ternyata caranya sangat simpel dan mudah, tinggal dateng aja ke mushola tiap hari jumat. Alhamdulillahnya lagi, ada teman sekelas yang juga berminat masuk rohis. Dialah yang turut berjasa mengajakku untuk bergabung dengan rohis.

Hari jumat itu, aku menuju ke mushola sama temenku itu, dan berniat untuk bergabung dengan rohis. Kami berdua cuma celinguk’an di antara ramainya kendaraan yang beralu lalang untuk segera pulang. Akhirnya kami pun bertemu juga dengan beberapa akhwat berjilbab yang sedang ngobrol2, dan kami pikir, mungkin inilah anak-anak rohis. Dan benar aja, mereka itu anak2 rohis yang sedang nunggu mbak mentor. Selang beberapa menit, mbak mentor pun datang. Orangnya baik, supel and mudah bergaul, mungkin karena sifatnya itulah yang membuat kita bisa cepat saling kenal dan menyesuaikan diri. Nah, di situlah awal kukenal yang namanya mentoring.

Mentoring adalah salah satu kegiatan anak-anak rohis untuk saling mengenal, memperdalam agama Islam, menjaga ukhuwah islamiyah dan yang tidak kalah penting adalah agar iman kita selalu meningkat ato minimal terjaga, karena di sinilah kita saling menjaga, mengingatkan dan mengajak dalam kebaikan. Mentoring diadakan seminggu sekali, yaitu tiap hari jumat sepulang sekolah. Kenapa mentoring diadakan mingguan? Tujuannya adalah, agar kita dapat selalu men-charge keimanan kita setiap minggunya. Misalnya kita lagi down atau lemah iman, pasti selalu ada temen2 yang ngingetin atau minimal mensupport kita untuk bangkit. Kalo lagi sedih atau galau, pasti deh langsung tersenyum kalo liat wajah temen2 mentoring yang unik, beragam dan  kadang aneh2 itu.

Kegiatan-kegiatan di mentoring sangat banyak dan beragam. Setelah bergabung dengan rohis dan ikut mentoring, baru kutau bahwa semua pikiran-pikiran negatif tentang rohis itu salah. Dan kita nggak bakal rugi gabung dengan rohis, karena banyak banget kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Dalam mentoring aja, sangat banyak agenda-agenda yang dapat kita lakukan, di samping materi mingguan dari mentor. Mulai dari membuat kerajinan tangan, keterampilan menjahit, bedah buku, bedah film, buber ramadhan, silaturahim, masak-masak, riyadhoh (olahraga), hingga rekreasi bersama yang sering disebut rihlah.

Istimewanya lagi, kegiatan mentoring tersebut nggak hanya diadakan di sekolah, melainkan kita juga bisa saling silaturahmi ke rumah sesama teman-teman mentoring agar dapat mengenal lebih dekat. Kita juga bisa mencari tempat-tempat menarik yang bisa dikunjungi, seperti ke taman ataupun rumah makan tertentu untuk buka bersama. Saking cintanya sama mentoring, penginnya tu aku bisa mentoring terus, selain karena menuntut ilmu itu penting, mentoring tu beneran asyik banget pokok’e. Nggak mau pisah sama mentoring, semoga aja bisa mentoring sampe akhir hayat. Aamiin..

Nah, dari sedikit ceritaku tentang mentoring, udah sangat jelas bahwa nggak ada ruginya ikut mentoring, bahkan banyak sekali manfaat dan keuntungannya. Lebih tepatnya lagi, nggak bakal nyesel ikut mentoring. Manfaat yang didapat selama ikut mentoring adalah mendapatkan sahabat-sahabat yang benar-benar saling berbagi dan disatukan oleh persaudaraan Islam. Serta keterampilan-keterampilan yang telah banyak dilakukan dalam mentoring yang sangat bermanfaat untuk bekal dalam perjalanan hidup ke depannya.

December ‎30, ‎2011, ‏‎10:45:54 PM

2 thoughts on “Aku dan Mentoringku

    • iya kurniaaa,, kangen kalian semua. semoga kita bisa melingkar lagi di waktu yang lebih baik. rindu disertai doa untuk saudaranya adalah bukti ukhuwah kita. sedangkan pertemuan setelahnya akan terasa lebih istimewa.
      #tetepmentoring,tetepdakwah,tetepistiqomah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s